agenda

Tanam Karakter Sekolah "Pembiasaan Pagi"

Tanam Karakter Sekolah "Pembiasaan Pagi"

   Tanam Karakter Sekolah/Madrasah dilaksanakan setiap hari dengan diawali “Pembiasaan Pagi”, dimana siswa melaksanakan sholat Dhuha bersama-sama dikelas masing-masing. Pelaksanaan sholat Dhuha diharapkan membentuk jiwa religi dengan memulai sesuatu dengan selalu mendekatkan diri pada Sang Kholik.

a.Sholat Dhuha 

Sholat Dhuha sebagai Sedekah Rasulullah bersabda sebagai berikut.

         يصبح على كل سلامي من أحدكم صدقة، وأمر بالمعروف صدقة، ونهي عن المنكر صدقة، ويجزئ عن ذلك ركعتان يركعهما من الضحي

Artinya, “Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua raka’at,”

b. Wiridan 

       Selesei mengerjakan shalat sebaiknya jangan langsung beranjak dari tempat shalat. Biasakan diri untuk dzikir sejenak dan berdo’a untuk kebaikan kita di dunia dan akhirat. Sebab dzikir merupakan ibadah yang sangat dianjurkan saat selesai shalat. Ia termasuk ibadah yang mudah dan ringan dilakukan, namun ganjaran yang diberikan sangatlah besar. Bagi kelas yang belum hafal bacaan sholat, wirid dan doa ,  para ustadz/ah membimbing dengan mengeraskan bacaan sholat hingga 3 bulan. Jika sudah hafal, maka sholat dilaksanakan dengan berjamaah.

“Dengan mengeraskan bacaan sholat dan wirid serta doa sholat Dluha, diharapkan para siswa mampu menghafal bacaan sholat sehingga dapat  menjalankan sholat secara mandiri dirumah dan tidak merasa malas untuk sholat karena tidak tau bacaan sholat” Ucap  Kepala sekolah Ustadz  Elvianto, SE., S.Pd., MM.

c. Membaca Surat – Surat Fadhilah

         Pembiasan seperti disebut di atas secara istiqomah dilakukan karena untuk mendidik murid menjadi generasi yang sesuai dengan visi sekolah : yaitu Terwujudnya Sekolah Islami, berakhlakul karimah, berprestasi dan bertoleransi. 

Share